Kenapa ESPHome
Kebanyakan solusi Latent adalah config ESPHome: kamu mendeskripsikan perangkat dalam YAML — pin, sensor, WiFi — dan ESPHome mengompilasi firmware C++ sungguhan dari situ. Tidak perlu bisa memprogram untuk mulai, dan config-nya tetap mudah dibaca bertahun-tahun kemudian.
Pemasangan
ESPHome adalah tool Python. Python 3.11 adalah jalur yang paling teruji:
python3 -m venv ~/esphome-env
source ~/esphome-env/bin/activate
pip install esphome
esphome version
Gunakan virtual environment (seperti di atas) supaya ESPHome tidak bentrok dengan tool Python lain.
Tiga perintah yang benar-benar akan kamu pakai
esphome run config.yaml # kompilasi + flash + tampilkan log (yang utama)
esphome logs config.yaml # hanya memantau log perangkat yang berjalan
esphome compile config.yaml # build tanpa flash
secrets.yaml
Config merujuk kredensial seperti !secret wifi_ssid. Di sebelah setiap config, simpan secrets.yaml:
wifi_ssid: "JaringanKu"
wifi_password: "kuda benar baterai staples"
Jangan pernah membagikan secrets.yaml. Saat kamu menerbitkan config di Latent, rujukan !secret tetap ada — itulah intinya: config bisa dibagikan, rahasia tidak.
Driver USB
Board S3 modern memakai USB native dan tak butuh driver di macOS/Linux. Di Windows, kalau COM port tidak muncul, pasang driver CP210x atau CH340 sesuai chip USB board-nya.